JabarHarianMerdeka|BEKASI – Masa jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten akan habis pada 1 Juli 2021. Bupati Bekasi, Eka Supria Atmaja telah menyerahkan penjaringan bakal calon Sekda Kabupaten
Diketahui, sebanyak tujuh pejabat eselon II dari lingkungan Pemkab Bekasi mendaftarkan diri dalam seleksi calon pejabat pimpinan tinggi pratama tersebut.
Ketujuh pejabat yang sudah mendaftar yakni, Kepala Dinas Pendidikan, Carwinda, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Dedy Supriyadi, Kepala Dinas Pariwisata, Encep Supriatin Jaya, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Ida Farida, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Peno Suyatno, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Sutia Resmulyawan, dan Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat pada Setda Kabupaten Bekasi, R Yana Suyatna.
Ketujuh pejabat ini telah melewati fase pertama, yakni seleksi administrasi, lalu dinyatakan lulus.
Menurut sahadri Akbar yang akrab disapa "Ibob" Selaku Sekertaris Pemuda Demokrat Indonesia Cabang Kabupaten Bekasi
Bupati Harus lebih selektif dalam memilih calon Sekda untuk kabupaten Bekasi karena Nanti nya Siapa pun yang menjadi Sekda harus Pro terhadap masyarakat.
Dan dari 7 (tujuh) Nama yang mendaftarkan diri sebagai calon Sekda ada yang menjadi perhatian Kami selaku organisasi kepemudaan yaitu kepala dinas pendidikan, dan Kepala dinas lingkungan Hidup.
Ini menjadi hal yang perlu kami kritisi pasal nya dari pada mencalon kan diri sebagai Sekda lebih baik tetap di posisi nya masing-masing karena karena masih banyak persoalan-pesoalan yang belum selesai dalam ranah pendidikan dan lingkungan hidup di kab.Bekasi
Contoh nya saja beberapa waktu yang lalu soal Guru Honorer dan persoalan pencemaran lingkungan dan izin lingkungan yang menyatut salah satu perusahaan di kab Bekasi,tegas Ibob.
"Tetapi mencalon kan diri sebagai Sekda itu hak masing-masing sih" Tetapi kami dari pemuda Demokrat Indonesia mengingatkan siapa pun nanti yang terpilih harus pro terhadap rakyat karena selain bupati jantung dari kebijakan itu juga terdapat di sekda sesuai dengan peraturan tugas dan fungsi Sekertaris daerah nanti nya jadi kami akan terus menjadi mitra kritis pemerintah,kata Ibob (Red)